BBPOM dan Pemkot Jaktim Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menggelar audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Jumat (21/8). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi dan kerja sama dalam pengawasan obat dan makanan, sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat agar terhindar dari produk yang berisiko terhadap kesehatan.
"Perlu mendapat perhatian serius,"
Kepala BBPOM di Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra mengatakan, kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik perlu terus diperkuat melalui berbagai langkah strategis.
"Permasalahan obat dan makanan perlu mendapat perhatian serius. Strategi kolaborasi dalam bentuk pengawasan serta pemberdayaan masyarakat perlu terus diupayakan bersama. Salah satunya melalui edukasi ke sekolah untuk meningkatkan awareness dan pemahaman anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan obat," ujarnya, Sabtu (22/8).
Program Monas BBPOM Sasar 14 Sekolah di JakpusMenurut Jeffeta, keterlibatan lintas sektor penting untuk menghadapi berbagai persoalan terkait peredaran obat dan makanan yang tidak aman, termasuk penyalahgunaan obat yang berisiko membahayakan kesehatan.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur, Achmad Salahudin mengapresiasi inisiatif BBPOM dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
"Audiensi ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi pengawasan obat dan makanan di wilayah Jakarta Timur agar semakin efektif," katanya.
Sebagai langkah awal, kolaborasi edukasi dan sosialisasi akan menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Melalui kegiatan Training of Trainer (TOT), edukasi akan menyasar perwakilan OPD, tenaga puskesmas, komite orang tua, kader kelurahan, kader dasawisma, dan unsur masyarakat lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi mengenai keamanan obat dan makanan, termasuk pencegahan penyalahgunaan obat, secara masif dan berkelanjutan.
Audiensi juga membahas perluasan kerja sama dalam pendampingan UMKM pangan melalui program Rusunpreneur Rumah Bakso, pengembangan hilirisasi obat dan makanan, serta pemenuhan komitmen industri rumah tangga pangan.
Selain itu, perluasan aset BBPOM di Jakarta turut menjadi agenda pembahasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara BBPOM di Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Timur, diharapkan lahir berbagai langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan yang sehat serta aman dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.